Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Taheran: Selagi Dibutuhkan Kami Tidak Beranjak Dari Suriah - Teritorial.Com
Internasional

Taheran: Selagi Dibutuhkan Kami Tidak Beranjak Dari Suriah

Teheran, Teritorial.com – Menjadi salah satu pihak external yang memiliki kepentingan atas perang saudara di Suriah. Iran menegaskan akan terus berada di Suriah selama Damaskus menghendakinya.

Keputusan Iran tersebut merupakan bentuk respon atas pernyataan yang dibuat oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Bersama Rusian telah sejak awal perang saudara berlangsung Iran menjadi negara terdepan dalam mengamankan serta mendukung pemerintahan Assad.

Kesamaan faktor ideologis yakni berpegang teguh terhadap aliran Syah, Iran beberapa kali juga harus terlibat pusaran konflik Suriah dimana berada dipihak yang bersebrangan dengan kepentingan Barat alias negara-negara sekutu Amerika Serikat (AS).

Saat bertemu Assad pekan lalu, Putin menyatakan, karena keberhasilan perjuangan anti-teror pasukan Suriah, pasukan asing harus meninggalkan negara itu secepatnya, termasuk pasukan Iran dan Hizbullah. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Kasemi menyatakan, Teheran hanya akan menarik pasukan mereka di Suriah jika operasi anti-teror telah selesai dan jika pemerintah Suriah memintanya.

“Tidak ada yang bisa memaksa Iran untuk melakukan ini. Selama ada terorisme dan pemerintah Suriah menginginkannya, Iran akan tetap hadir di Suriah. Mereka yang memasuki negara itu tanpa izin dari otoritas Suriah, harus pergi,” ucap Kasemi, seperti dilansir Sputnik pada Senin (21/5/2018).

Iran sendiri sempat beberapa kali berada langsung di barisan militer pemerintahan Assad dalam memerangi guna merebut kembali sejumlah wilayah yang telah diduduki oleh kelompok militan oposisi yang mayoritas dari mereka adalah penduduk Suni atau Ahlusunnah Waljammah.

sejatinya tidak pernah mengakui bahwa mereka telah mengirimkan pasukan ke Suriah. Teheran sejauh ini hanya mengakui mengirimkan penasihat militer untuk melatih tentara Suriah melawan ISIS dan kelompok teroris lainnya. (SON)

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Internasional

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Internasional

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam