Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Meski Rusak, Jalur Ke Objek Wisata Di Garut Sudah Bisa Dilewati - Teritorial.Com
Jelajah

Meski Rusak, Jalur Ke Objek Wisata Di Garut Sudah Bisa Dilewati

Jakarta, Teritorial.Com — Sebagian akses jalur ke objek wisata unggulan di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, masih mengalami kerusakan, tetapi secara fungsi sudah cukup aman untuk dilintasi kendaraan wisatawan yang ingin mengisi waktu libur lebaran.

Salah satu objek wisata yang jalurnya masih terdapat kerusakan adalah Taman Wisata Alam Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, mengatakan masih ada beberapa titik jalan yang kondisinya belum dapat diperbaiki oleh pemerintah daerah.

“Papandayan jalur kabupaten. Ada beberapa yang rusak sekitar 10 persen, tapi secara keamanan masih layak dilalui kendaraan,” kata Jujun, seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu (16/6).

Ia mengatakan jika diprosentasekan 90 persen akses jalan menuju objek wisata di Kabupaten Garut sudah bisa dilewati kendaraan dengan mudah dan aman.

Sementara itu, ia melanjutkan, akses menuju daerah wisata lain seperti Situ Cangkuang di Kecamatan Leles telah dilakukan pemerataan jalan.

Kemudian jalur objek wisata Cipanas Garut di Kecamatan Tarogong Kaler, juga sudah selesai dilakukan pemeliharaan sehingga aksesnya lebih mudah.

“Wisata Situ Bagendit tidak masalah, untuk daerah selatan seperti Pantai Sayang Heulang sudah bagus, kemudian daerah lainnya ada yang sudah bagus,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Garut memiliki kewenangan untuk pemeliharaan jalan sepanjang 829 kilometer, sebesar 75 persen dalam kondisi bagus.

Jadi gausah diatur dan gausah dibatasi ini terkesan untuk menggiring  pilihan kepada satu dan dua calon saja.

Lagi pula  masyarakat kita sekarang tingkat demokrasi nya juga semakin baik melek politik dan demokrasi. Harusnya tidak dibatasi.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Jelajah

Israel Larang Warga Indonesia Dapat Visa Traveling ke Yerusalem

Tel Aviv, Teritorial.com – Tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, pemerintah Israel melarang masuk turis warga negara Indonesia sebagai bentuk
Jelajah

Tim Ekspedisi Wanadri Lakukan Pendataan Kualitas Air Sungai Citarik

Bandung, Teritorial.com – Tim Ekspedisi Pendataan Kembara Citarik Wanadri mulai melakukan kegiatan pengambilan sampel air di Sungai Citarik, salah satu