Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Beredar Spanduk Nyinyir Untuk Pendukung #2019gantipresiden di Ruas Tol - Teritorial.Com
Nasional

Beredar Spanduk Nyinyir Untuk Pendukung #2019gantipresiden di Ruas Tol

Jakarta, Teritorial.com – Mudik yang sudah menjadi aktivitas rutin tahunan bagi jutaan penduduk Indonesia menyambut Idul Fitri tahun tak lepas dari gaung politisasi dan persaingan menjelang pemilihan presiden 2019.

Bentuk politisasi yang menjadi perhatian warganet adalah kemunculan spanduk yang bertuliskan, “Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi.” Foto spanduk tersebut yang diunggah di akun @GieWahyudi sudah disebar lebih dari 500 kali dan disukai lebih dari 300 kali.

Perdebatan soal ‘klaim’ jalan tol dan siapa yang ‘berhak’ melewatinya pun ramai di kalangan warganet, sebagian menyayangkan kemunculan spanduk yang menyatakan “Anda sedang melewati jalan tol Pak Jokowi” tersebut.

Menurut situs Spredfast, dalam sejak Jumat (08/06/2018) pagi, ‘jalan tol Jokowi’ digunakan hampir 12.000 cuitan dan meningkat pemakaiannya sejak Sabtu (09/06/2018) malam. Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia Aditya Perdana menilai “wajar” pada tahun menjelang pemilihan presiden.

“Pihak-pihak yang berkepentingan dalam konteks pemilu sedang mencari dukungan pemilih.  “Baik yang pro maupun yang bukan pendukung Pak Jokowi akan melakukan hal yang sama,” kata Aditya.

Bagi pengajar sosiologi komunikasi FISIP Universitas Diponegoro, Semarang, Triyono Lukmantoro, dia menilai bahwa anonimitas pembuat spanduk ‘jalan tol Jokowi’ tersebut menjadi persoalan tersendiri.

“Tepat menggunakan itu sebagai politisasi, tapi siapa? Kita tidak bisa menyebut (spanduk) itu (dibuat) pendukungnya Jokowi, dan agak sulit mengatakan itu pendukungnya oposisi, (karena) kita nggak tahu yang memasang siapa,” kata Triyono.

Atas fenomena tersebut, sang pelopor hastag #2019gantipresiden, Wakil ketua Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengaitkan fenomena viralnya spanduk tol Jokowi dengan pernyataan Ditjen Pajak. @MardaniAliSera: Rame tentang infrastruktur (jalan Tol) Ini ada tulisan resmi dari DitjenPajak. “Apapun moda Transportasinya, PAJAK anda yg membangun infrastrukturnya” Hati-hati di jalan. (SON)

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS