Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Masuki Masa Pensiun, Ini Dia Rutinitas Baru Jendral Gatot Nurmantyo - Teritorial.Com
Nasional

Masuki Masa Pensiun, Ini Dia Rutinitas Baru Jendral Gatot Nurmantyo

Cirebon, Teritorial.Com – Ada rutinitas baru yang dilakukan oleh mantan Panglima TNI Jendaral Gatot Nurmantyo semasa masa pensiunnya ini.

Rutinitas tersebut ialah mendatangi puluhan kampus dan membicarakan soal kebangsaan di hadapan para mahasiswa.

Gatot mengungkapkan alasanya melakukan rutinitast tersebut, baginya para mahasiswa harus paham bahwa Negara Indonesia sangat besar dan luar biasa.

“Saya sudah keliling ke 63 kampus di Indonesia,” kata Gatot saat mengisi Stadium General Diesnatalis Ke 56 Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, di tulis, Rabu (17/1/2018).

Menurutnya, para mahasiswa harus paham bahwa Negara Indonesia sangat besar dan luar biasa. Selain itu, banyak Negara siap mengambil kekayaan dan energi yang dimiliki oleh Indonesa.

“Mahasiswa harus paham hal tersebut dan bisa mewaspadainya,” tuturnya.

Gatot juga meminta kepada para mahasiswa untuk menolak berbagai hal yang berkaitan dengan adu domba dan provokasi. Karena, menurutnya, banyak hal yang diawali dari keduanya dan tentu itu bisa menghasilkan perpecahan.

“Ada juga konflik yang mengatasnamakan agama,” katanya.

Gatot mengatakan Bangsa Indonesia patut bersyukur karena memiliki Pancasila. Dengan adanya Pancasila ini, persatuan dan kesatuan di Indonesia tetap bisa terjaga.

“Kalau ada masalah sebaikanya jangan langsung demo, pecahkan dulu dengan cara keilmuan,” ujar Gatot.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS