Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Jadi Ranah Kemenkopolhukam,Menag Enggan Tanggapi Isu Pemulangan WNI Eks ISIS - Teritorial.Com
Nasional

Jadi Ranah Kemenkopolhukam,Menag Enggan Tanggapi Isu Pemulangan WNI Eks ISIS

Jakarta, Teritorial.Com – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengaku dirinya tidak boleh lagi bicara terkait wacana pemulangan sekitar 600 orang warga negara Indonesia (WNI) mantan mantan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Fachrul mengatakan masalah tersebut sudah menjadi ranah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Fachrul mengaku hanya akan bicara saat menyampaikan usul langsung ke Mahfud.

“Nanti kalau beliau minta, saya kasih masukan. Enggak boleh lagi saya ngomong di sini karena kan sudah ada rapat Menko Polhukam,” ucap Fachrul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/2),seperti dikutip CNN Indonesia.

Fachrul menolak berkomentar lebih lanjut terkait wacana yang kembali ramai usai ia sampaikan di pertemuan ormas Bravo 5 beberapa waktu lalu itu. Sebab wacana itu masih dalam tahap pembahasan internal pemerintah.

Mantan Wakil Panglima TNI itu menyampaikan ia tak akan lagi bicara terkait pemulangan WNI eks ISIS. Dia kembali menegaskan informasi terbaru terkait hal itu akan disampaikan langsung oleh Mahfud.

“Kan kalau sudah ditunjuk, koordinir, kita yang ngomong enggak baik. Ngomongnya kepada yang koordinasi dong,” kata Fachrul.

Sebelumnya, polemik pemulangan WNI eks ISIS kembali bergulir usai Fachrul menyinggungnya dalam pertemuan ormas Bravo 5. Beberapa media melansir pernyataan Fachrul bahwa pemerintah lewat BNPT sedang merencanakan pemulangan tersebut.

Beberapa waktu setelahnya, Fachrul mengkalrifikasi pernyataan tersebut. Dia bilang wacana itu disampaikan oleh Deputi I BNPT Hendri Lubis.

Pada Jumat (7/2), Kepala BNPT Suhardi Alius menegaskan belum ada rencana pemulangan WNI eks ISIS. Dia menjelaskan BNPT hanya mendapat informasi dari beberapa lembaga intelijen nasional terkait keberadaan eks ISIS yang mengaku sebagai WNI.

“Sampai sekarang belum ada [rencana pemulangan]. Yang ada, harus saya ulang sekali lagi, informasi yang kami dapatkan dari BNPT dari beberapa komunitas internasional, apakah saluran intelijen atau badan-badan internasional, sekian puluh ribu FTF dan keluarganya yang sekarang ada di Syria. Di beberapa kamp itu di antaranya ada kurang lebih 600-an pengakuannya WNI,” tutur Suhardi dalam jumpa pers di Gedung BUMN, Jakarta, Jumat (7/2).

Redaksi Teritorial

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS