Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Jokowi Sebut Presiden beserta Menteri Boleh Memihak dan Kampanye di Pilpres - Teritorial.Com
Nasional

Jokowi Sebut Presiden beserta Menteri Boleh Memihak dan Kampanye di Pilpres

Jakarta, Teritorial.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan presiden boleh memihak dan berkampanye di Pemilu Presiden selama tidak menggunakan fasilitas negara. Selain itu, Jokowi pun mempersilahkan para menteri Kabinet Indonesia Maju jika ingin berkampanye. Menurutnya, hal tersebut merupakan hak demokrasi dan politik setiap orang.

Pernyataan Jokowi tersebut diungkapkan dihadapan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto seusai penyerahan pesawat Super Hercules C-130J A-1344 di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024) pagi. “Presiden itu boleh loh kampanye. Presiden itu boleh loh memihak. Boleh, tetapi yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara,” tegas Jokowi.

Jokowi menyampaikan posisi presiden bukan hanya sebagai pejabat publik, namun juga sebagai pejabat politik. Selain itu, Jokowi pun mempersilahkan para menteri Kabinet Indonesia Maju jika ingin berkampanye. Menurutnya, hal tersebut merupakan hak demokrasi dan politik setiap orang.

“Hak demokrasi, hak politik setiap orang. Setiap menteri sama saja,” imbuhnya.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS