Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Pakar Sebut ‘Artificial Intelligence’ Dapat Tingkatkan Efektivitas Kampanye Pemilu 2024 - Teritorial.Com
Nasional

Pakar Sebut ‘Artificial Intelligence’ Dapat Tingkatkan Efektivitas Kampanye Pemilu 2024

Jakarta, Teritorial.com – Pakar Komunikasi dan Digital, Anthony Leong menyebutkan, Artificial Intelligence (AI) diyakini dapat meningkatkan efektivitas kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Ia menyatakan hal itu di Jakarta seperti dilansir pada Kamis (15/6/2023).

Anthony menjelaskan, kini telah membuka lembaran baru dalam Pemasaran Politik (Political Marketing). Dalam dunia yang semakin terkoneksi secara digital, kecerdasan buatan telah memasuki panggung pemasaran politik, membuka era baru dalam menghubungkan kampanye politik dengan pemilih secara lebih efektif.

Dia selanjutnya mengatakan, AI dengan kemampuannya dalam menganalisis data, personalisasi pesan, dan memetakan isu-isu yang penting, menjadi alat yang kuat dalam memperkuat strategi pemasaran politik.

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan AI dalam pemasaran politik telah meningkat pesat. AI memberikan keunggulan yang signifikan bagi kampanye politik dalam berbagai aspek misalkan bagaimana menganalisis data yang mendalam.

“AI mampu mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk media sosial, jajak pendapat, dan data pemilih. Kemampuan AI dalam memproses volume data yang besar dengan cepat membantu kampanye politik memahami preferensi pemilih, tren politik, dan isu-isu yang penting lebih masif dan makro,” ujar Anthony.

Dia menyebut bahwa AI dapat mempersonalisasi pesan dengan presisi. Dengan menganalisis data individu pemilih, AI dapat menghasilkan pesan yang disesuaikan dengan minat, kebutuhan, dan preferensi masing-masing pemilih.

Disebutkan, personalisasi pesan ini meningkatkan keterlibatan pemilih dan memperkuat pengaruh kampanye politik sehingga dapat menargetkan pemilih agar lebih efektif.

“AI membantu kampanye politik dalam mengidentifikasi dan menargetkan kelompok pemilih yang paling relevan dan berpotensi mendukung dan memilih. Dengan analisis data yang komprehensif, kampanye politik berbasis digital dapat menjangkau kelompok pemilih tertentu, menghasilkan hasil yang lebih baik dalam hal keterlibatan pemilih,” ujar CEO Menara Digital itu.

Pemetaan isu yang akurat, AI dapat memantau aktivitas media sosial, berita, dan platform online lainnya untuk mengidentifikasi isu-isu politik yang sedang tren atau penting dalam masyarakat.

“Tentunya kemenangan pilpres di Amerika dengan Cambridge Analytica bisa diterapkan di Indonesia dengan narasi dan konten yang positif. Bagaimana big data dan machine learning bisa memberikan insight komprehensif tentang isu-isu yang sedang dibicarakan dan membantu messages politik dan strategi kita secara real-time,” Anthony menambahkan.***

Norman Meoko

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS