Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Panglima TNI Ingin Bangun Dialog dengan Pimpinan OPM Eganius Kogoya - Teritorial.Com
Nasional

Panglima TNI Ingin Bangun Dialog dengan Pimpinan OPM Eganius Kogoya

Jayapura, Teritorial.Com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan niatannya untuk mengajak pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nduga, Eganius Kogoya berdialog.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Panglima dalam sebuah dialog yang membahas beberapa permasalahan yang tengah berkembang di Papua. Dialog tersebut digelar oleh Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan elemen masyarakat Papua di Kota Jayapura, Selasa (27/8) malam.

“Saya sudah sampaikan untuk bisa berdialog, yang membuka adalah saya ke Pendeta Lipius (Biniluk) untuk bisa berdialog dengan tokoh agama, termasuk Egianus Kogoya,” tutur Hadi, seperti dikutip dalam Kompas.com.

Panglima TNI menjelaskan bahwa sumber permasalahan yang membuat sosok Eganius Kogoya dan kelompoknya terus berulah dapat diketahui bila terdapat dialog diantara kedua belah pihak.

Diharapkan melalui dialog juga dapat dihasilkan solusi yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah keamanan di Papua, terutama yang berkaitan dengan separatisme.

“Ini supaya kita semua bisa mengetahui akar permasalahannya itu apa, sehingga apa yang kita ketahui nanti bisa menyelesaikan dari sudut pandang Papua,” kata Panglima.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga memiliki pendapat senada dan menilai bahwa dialog merupakan solusi yang tepat untuk Papua. Menurut Kapolri apa yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat keamanan saat mengatasi masalah di Aceh juga dapat dilakukan untuk Papua.

“Kalau ingin berdialog, kita juga siap berdialog. Tadi Bapak Panglima bahkan sudah mencari jalur tersendiri ke beberapa tokoh, bahwa beliau mau berdialog blak-blakan kepada saudara-saudara kita tersebut,” tutur dia.

Sebelumnya Panglima TNI dan Kapolri juga telah mengunjungi Kabupaten Biak Numfor untuk melakukan agenda yang sama dengan elemen masyarakat setempat.

Yuli Ari Sulistyani

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS