Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Zulhas Bikin “Adem” Dua Kelompok yang Berbenturan Saat CFD - Teritorial.Com
Nasional

Zulhas Bikin “Adem” Dua Kelompok yang Berbenturan Saat CFD

Jakarta, Teritorial.com – AcaraCar Free Day (CFD) di Jalan Sudirman-MH.Thamrin, Jakarta, Minggu kemarin menjadi viral. Pasalnya, acara di hari Minggu pagi itu diramaikan oleh warga yang memakai kaus terkait Pilpres 2019. Ada yang berkaun #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja. Kaus #2019GantiPresiden yang dipakai warga juga bervariasi, baik warna maupun model.

Saat bertemu dengan sesama pengguna kaus #2019GantiPresiden, publik berfoto bersama. Namun yang menjadi viral adalah terjadinya intimidasi terhadap warga yang mengenakan pakaian putih bertuliskan #DiaSibukKerja yang berada di kubu pendukung Jokowi. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan menyayangkan kejadian ini.

“Jangan saling ‘yang terbaik saya, kamu yang terjelek’, itu kan tidak. Sampaikan saja aspirasinya dengan tertib dan damai. Jangan sampai menghalalkan segala cara, apalagi merusak persatuan,” imbau Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/04/2018) seperti dikutip dari laporan Viva.co.id.

Zulkifli mengingatkan Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang akan berkontestasi di Pemilihan Presiden nanti merupakan anak-anak negeri juga. Oleh sebab itu, persoalan Pilpres hendaknya tidak sampai merusak persatuan di Indonesia

“Jangan sampai pengalaman Pilgub DKI, itu meninggalkan luka yang dalam. Nah, ini pilpres jangan sampai meninggalkan luka yang dalam. Kan kita tetap berkawan, bersahabat, kita tetap Indonesia,” tandas Zulkifli.

Mengenai adanya kegiatan tersebut diCFD, Zulkifli mempersilakan saja, sepanjang bukan kampanye partai politik. Mengenai muatan politis dalam kegiatannya, menurutnya hal itu sulit dihindari.

“Tapi, yang penting jangan sampai persatuan koyak. Ada cara yang baik, ada cara yang terhormat. Tidak perlu saling menghabisi satu sama lain. Kita bisa saja besok yang akan datang ini kita sama-sama,” ujar Zulkifli.

Sebelumnya, aksi intimidasi sejumlah pria berkaus #2019GantiPresiden terhadap seorang ibu yang berjalan bersama anak laki-lakinya menjadi sorotan dan viral. Meski wanita dan anaknya itu mendapat pengawalan dari sejumlah pria yang mengenakan kaos #2019GantiPresiden, tapi banyak dari mereka yang meneriakinya.

Bahkan aksi intimidasi itu sampai membuat sang anak yang bernama Zaky menangis. Tapi, si ibu menguatkan anaknya tersebut.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Nasional

Kedubes AS sampaikan penolakan Panglima TNI kesalahan administratif

Jakarta, Teritorial.com- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyampaikan bahwa penolakan masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke wilayah AS