Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Rapim Kemhan 2020, Wamenhan Trenggono Fokus Modernisasi Alutsista - Teritorial.Com
Hankam

Rapim Kemhan 2020, Wamenhan Trenggono Fokus Modernisasi Alutsista

Jakarta, Teritorial.Com – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggelar rapat pimpinan (rapim) tahun 2020. Rapim akan dilaksanakan selama dua hari sejak Rabu (22/1) hingga Kamis di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Rapim secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono. Dalam sambutannya Trenggono mengatakan rapim ini merupakan kali pertama di periode kepemimpinan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

“Selain itu poin penting lainnya adalah bahwa program kerja yang disusun harus sinergi dengan tujuan strategis yang tercantum dalam Kebijakan Umum Pertahanan Negara (Jakum Hanneg) tahun 2020-2024,” kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Rabu (22/1).

Ia menambahkan, 2020 merupakan tahun krusial ditinjau dalam aspek strategi dan kebijakan pertahanan negara. Trenggono mengatakan, koordinasi dan sinergitas antar satuan kerja, antar unit organisasi dan antar kementerian/lembaga harus dilakukan secara intens untuk memastikan pertahanan negara selalu dalam kondisi terbaiknya sesuai dengan lingkungan strategis dan analisa ancaman.

“Kemhan selalu berupaya untuk mengembangkan industri pertahanan dalam negeri guna memenuhi kebutuhan alutsista TNI dan menunjang kemandirian Industri Pertahanan, Kebijakan ini diambil sejalan dengan visi bapak presiden RI terkait dengan kebijakan pembangunan teknologi dan industri pertahanan,” tambahnya. Pameran produk alutsista dalam Rapim Kemhan.

Rapim Kemhan yang pertama ini mengambil tema ‘Pertahanan Semesta Yang Kuat, Menjamin Kelangsungan Hidup NKRI’. Seluruh pejabat eselon I dan Il di lingkungan Kemhan serta pejabat perwakilan dari Mabes TNI, Mabes AD, AU dan AL hadir dalam pembukaan.

Berbeda dengan rapim sebelumnya, kali ini juga dilaksanakan pameran produk alutsista hasil produksi dari industri dalam negeri baik dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Swasta yang tergabung dalam Perkumpulan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas).

Sementara Menhan Prabowo diagendakan akan menyampaikan Kebijakan Pertahanan Negara tahun 2020 dan Amanat Anggaran tahun 2020 pada rapim hari kedua Kamis (23/1). Prabowo akan menyampaikan hal itu kepada Kepala Unit Organisasi Kemhan, Mabes TNI termasuk TNI AD, TNI AU, dan TNI AL.

Selain itu, rapim hari kedua juga akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dan Kepala Staf tiga angkatan. Beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju juga akan hadir.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima